08 Mei 1967, Muhammad Ali Dipidana Karena Menentang Perang Vietnam

0
75

lensanaga.com

dunia mengenalnya sebagai Muhammad Ali — nama yang dipilihnya setelah memeluk
agama Islam. Pria kelahiran Louisville, Kentucky itu adalah salah satu petinju kelas berat terhebat sepanjang sejarah. Seorang legenda.

Pada 8 Mei 1967, Muhammad Ali menjadi
topik berita. Kala itu, juri federal
mendakwanya di pengadilan. Gara-gara
menolak program wajib militer pemerintah
Amerika Serikat dalam Perang Vietnam.

“Aku tak punya masalah dengan orang-
orang Vietkong. Dan tak ada satupun orang
Vietkong yang memanggilku dengan sebutan
‘Nigger’!,” kata dia lantang menolak wajib
militer, seperti dikutip dari situs People’s
World.

Kalimat pertamanya, yang dalam Bahasa
Inggris, ‘I ain’t got no quarrel with them Viet
Cong’, dipakai para generasi muda AS kala
itu, sebagai simbol penolakan terhadap
perang.

Gara-gara sikapnya itu, Ali diskors oleh
Komisi Tinju. Gelar tinju kelas berat miliknya
dibatalkan.

Pada sidang 20 Juni 1967, setelah juri
berunding setelah 21 menit, Ali dinyatakan
bersalah. Ia divonis 5 tahun bui dan denda US
$ 10.000, serta dikenakan larangan bertinju
selama 3 tahun.

Putusan tersebut diperkuat di pengadilan
banding. Namun, akhirnya dibatalkan oleh
Mahkamah Agung. Dengan suara bulat. Keteguhan — juga kenekatan — Ali
menginspirasi Martin Luther King, Jr, yang
harus meyakinkan sejumlah pihak dalam
gerakan hak-hak sipil yang, khawatir
penentangan terhadap Perang Vietnam akan
memojokkan Presiden Lyndon Baines Johnson, yang mendukung UU Hak-hak Sipil.

Pelatih Ali, Angelo Dundee mengatakan,
pemidanaan terhadap Ali sangat merugikan
karirnya. “Satu hal yang harus
diperhitungkan saat bicara soal Ali. Tahun-
tahun terbaik, masa kejayaannya, telah
dirampas dari tangannya.”

Apapun, Ali kemudian membuktikan, ia
adalah petarung pertama — dan sejauh ini
adalah satu-satunya — yang menjadi juara
tinju kelas berat 3 kali. Karirnya benar-
benar berakhir pada 1981. Tiga tahun
kemudian terkuak, ia menderita penyakit Parkinson.

(Fr)
**************

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here