Antara Mitos Dan Sejarah”RATU KIDUL”

0
67

Lensanaga.com-sejarah

Perlu diketahui bahwa Kanjeng Ratu Kidul dengan Nyi Rara Kidul adalah individu yang berbeda.
Kanjeng Ratu Kidul biasa mengenakan busana berwarna Hijau.
Sedangkan Nyi Rara Kidul mengenakan busana berwarna ungu.

Kanjeng Ratu Kidul adalah Raja penguasa Laut Selatan (Samudera Hindia).

Beliau adalah Raja Jin penguasa dari seluruh kerajaan-kerajaan vasal (Kerajaan-kerajaan Jin) di seluruh Nusantara. Berdasarkan inilah Kanjeng Ratu Kidul bisa disebut sebagai Maharaja atau Rajadiraja atas Kemaharajaan seluruh Kerajaan-kerajaan makhluk halus di Nusantara.

Menurut Kidung atau mitos yang berkembang di Kerajaan Mataram Islam, Raja pertama Mataram Islam yaitu Panembahan Senapati (Raden Danan Sutawijaya/Raden Ngabehi Loring Pasar) berhasil menikahi Kanjeng Ratu Kidul yang bertujuan untuk melanggengkan kekuasan Mataram Islam.

Menurut orang Jawa, Kanjeng Ratu Kidul merupakan perwujudan Bidadari (Bethari) Dewi Shri (yaitu istri Dewa Wisnu).

Orang Jawa percaya bahwa Dewi Shri adalah seorang bidadari yang bertugas menyuburkan tanah di bumi (Ibu Pertiwi/Dewi Pertiwi) sehingga petani-petani di Jawa selalu menghormati Dewi Shri dengan sesembahan-sesembahan sebagai lambang penguasa kesuburuan tanah pertanian, seperti padi dll.

Di Jawa ada istilah Bapa Angkasa dan Ibu Pertiwi yang mempunyai arti “Ayah adalah langit jika Ibu adalah bumi…”

Dewi Shri dipercaya sebagai perwujudan seorang Ibu untuk seluruh kesatria-kesatria di tanah Jawa.

Sedangkan Nyi Rara Kidul adalah patih di Laut Selatan (Samudera Hindia).

Nyi Roro Kidul sebenarnya seorang putri kerajaan (anak Raja) di Kerajaan Pajajaran.

Beliau bertapa (bersemedi) sehingga Beliau moksa dan berubah menjadi Patih di laut selatan (samudera Hindia).(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here