Ganti Rugi Tanah Adat Dari PT. PIS Menuai Protes Warga Dan DPRD Barito Utara

0
30

Lensa Naga-Barito Utara Kalimatan Tengah – Lahan adat masyarakat Desa Benao Kecamatan Lahe Barat Kabupaten Barito Utara akan diganti rugi pihak managemen Perusahaan PT. Permata Indah Sinergi (PIS) Arnoldus Mea bergerak di bidang batu bara seharga Rp. 10 juta sampai Rp. 14 juta perhektar menuai protes.

 

Dalam hal ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara angkat bicara dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara masyarakat dengan pihak managemen PT. PIS di kantor DPRD Lantai II ruangan pertemuan. Kamis (16/1/20)

RDP tersebut dihadiri oleh, Asisten 1 Sekda Barut Drs. Masdulhag, Pimpinan Rapat, Sastra jaya Kepala ATR/BPN, Joseph Wibisono wakil ketua 1 Perama Setiawan, Ketua Komisi B. Edy Pranaji dan Project Manager PT. PIS Arnoldus Wea dan Puluhan Warga Desa Benao.

Anggota DPRD Fraksi Nasdem Hj. Nety Herawati menanggapi permasalahan tumpang tindihnya lahan Ulayat adat kurang lebih seluas 80 hektar antara pihak masyarakat dengan PT. PIS. Arnodus Mea.

“Apakah wajar harga tanah dan kebun masyarakat tersebut akan diganti rugi seharga Rp.10 Juta sampai Rp. 14 Juta Perhektar oleh perusahan ??”. Ungkap Hj. Nety Herawati

Hal senada, “Kalau harga tanah seperti itu saya juga mau beli tanah kebun masyarakat” Cetus H. Tajeri pada saat Rapat Dengar Pendapat antara kuasa masyarakat Hison / tim, dan Manajemen PT. PIS

Selanjutnya, masyarakat melalui kuasa pendamping Hison. “Untuk menyepakati dan siap menyiapkan surat hak milik warga barang Bukti atau siri banda adat, Buara lapusulio, piring dan barang bukti lain, kepada demang MAKI Kabupaten Barito Utara untuk menindak lanjuti tuntutan adat tersebut”. Ucapnya Hison

Dalam RDP tersebut menyimpulkan tiga poin:

Poin pertama, Kepala Desa, masyarakat pemilik lahan, perusahaan dan tokoh adat akan duduk bersama penyelesaikan sengketa lahan tumpang tindih dengan musyawarah untuk mufakat dalam waktu maksimal 15 hari kedepan.

Poin ke dua, RDP mengenai tuntutan ganti rugi masyarakat pemilik tanah dan kebun akan dijadwalkan kembali pada rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang akan datang.

Dan untuk poin ke tiga : Demang Kabupaten Barito Utara menjadwalkan kembali pertemuan antara pihak perusahaan dan pemilik lahan.

Pewarta : Aspio

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here