Masyarakat Adat Desa Benao Hilir dan Teluk Melewai Menyerahkan Bukti Ke Kademangan

0
129

 

Lensa Naga, Barito Utara – Diduga PT. Permata Indah Sinergi (SIP) menyerobot Tanah dan Tanam Tumbuh Durian tangkuhis papuan megaris dan Tengkawang di atas tanah adat turun menurun milik warga Desa Benao hulu dan Benao Hilir dan Desa Teluk Malewai Kecamatan Lahe Barat Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalimantan Tengah. Jum’ at (17/1/20)

Kuasa masyarakat adat Desa Benao Hilir dan Teluk Malewai Hison dan Saprundi S Tingang mengatakan pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di aula DPRD Baruto Utara bahwa warga menuntut kepada pihak perusahaan tersebut. Ujarnya

“Masyarakat telah memberikan bukti atei bura lapisi lio piring putih kepada demang Kabupaten Barito Utara dan di minta untuk segera menindak lanjut berdasarkan hukum adat dengan tuntas”. Ucapnya

Dan diduga pihak perusahaan PT. SIP telah melakukan pelanggaran adat akibat menebang Pohon Tengkawang, Ulin, Tengkuhis, Pupuan juga kebun karet dan rotan milik masyarakat sekitar IUP dan akibat pembuatan jalan baru ke pihak perusahaan tersebut serta masyarakat kepihak Kademangan. Katanya

Sebelumnya telah digelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Aula Lantai II DPRD Barito Utara dengan di pimpin oleh Sastra Jaya dan di hadiri oleh Sebelas orang anggota DPRD setempat diantaranya Permana Sastrajaya. ST, H. Tajeri, SH, MH, MM, Hj. Bety Herawati, Adi Pranaji sehingga menyimpulkan tiga (3) poin kesepakatan yg di tuangkan dalam Natulen rapat.

Dalam menyikapi hasil kesepakatan di DPRD, maka secara sikap setelah pulang dari kantor DPRD warga pemilik lahan melalui kuasa pendampingya lansung menyerahkan, 8 lembar Piring Putih dengan Tulang Penyarahan berupa uang senilai Rp. 100 juta per satu buah Piring kepada Demang Kabupaten yang didampingi beberapa Mantir Adat di Kabupaten Barito Utara. Pungkasnya

( Aspio )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here