Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Metro; diduga Merilis Data Bohong

0
7690

LENSANAGA.ID, METRO– Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Metro diduga merilis data bohong terkait keberadaan pasien. Dimana dalam konferensi pers disebut pasien telah diisolasi di RSUD A Yani Kota Metro.

Namun informasi berbeda tentang keberadaan pasien berhasil didapat dari Lurah Yosorejo Hendriawan. Ia mengaku bahwa pasien tersebut hingga saat ini masih berada di rumah.

“Sampai saat ini masih ada di rumah,” jelasnya dikonfirmasi melalui sambungan telepon, (06/04/2020).

Kepastian keberadaan pasien didapatnya dari pamong setempat. Pamong menindak lanjuti laporan masyarakat yang merasa khawatir dengan status pasien, yang masih berada di rumah.

“Warga khawatir, kenapa sudah statusnya positif tidak segera diisolasi di rumah sakit. Saya juga sudah mulai kewalahan menyikapi keluhan masyarakat. Karena sampai saat ini belum ada tanggapan dari atasan soal permintaan warga,” tukasnya.

Menurut pengakuan Lurah, banyak warga yang mendesak dirinya agar pasien yang bersangkutan segera di rawat kembali ke rumah sakit. Pasalnya, warga merasa cemas lantaran banyak warga yang sudah bersilaturahmi ke rumah bersangkutan.

Para warga yang enggan disebutkan indentitasnya mengaku, mereka menilai kerja gugus tugas metro lamban dan lalai serta kurang serius dalam penanganan virus covid-19 di Bumi Sai Wawai. Seharusnya, pasien tersebut tidak dipulangkan ke rumah terlebih dulu dan harus menjalani isolasi di rumah sakit sebelum hasil uji SWAP dipastikan keluar. Sehingga tidak meresahkan masyarakat.

Warga berharap pemkot benar- benar serius dalam menangani wabah Corona di Kota metro mengingat anggaran yang dialokasikan sangat fantastis.

Sementara Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nasir AT belum bisa dikonfirmasi terkait informasi tersebut. Tiga kali tabikpun.com, namun tidak diangkat.

Terkait informasi keberadaan pasien juga di benarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla juga menerangkan, ” Bahwa pasien sudah membaik dan dipulangkan untuk di lakukan isolasi mandiri”, terangnya.(Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here