Kades Cikuya Bantah, Saya Tidak Mengeluarkan Surat Pungutan THR

0
5467

LENSANAGA.ID-Tangerang-Kepala Desa (Kades) Cikuya Ade Sapei membantah bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan surat dengan No 001/Ds-Cky/V/2020 perihal Permohonan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pedagang kaki lima (PKL)

Hal itu disampaikan dalam jumpa pers yang diikuti oleh seluruh perangkat Desa, didampingi oleh Binamas dan Babinsa Cikuya, Senin (18/5/2020)

” Saya tidak pernah mengintruksikan kepada staf saya untuk mengeluarkan surat itu, apalagi tanda tangan,” tegas Kades Ade Sapei pada wartawan.

Sementara yang melakukan itu kata Ade, adalah inisiatif dari Sekretaris Desa (Sekdes) yang membuat surat serta meniru tanda tangannya dan jelas itu salah

” Saya marah si engga tapi saya kecewa atas tindakan Sekdes saya, kemungkinan besar dia lakukan itu karena anggaran operasional Desa kemarin itu benar benar enggak ada, saya rasa mungkin itu, tetapi yang jelas saya kecewa, saya berikan surat peringatan (SP) tiga,” kata Ade.

Sementara itu Sekdes Cikuya Ali Mukti mengakui bahwa itu adalah inisiatifnya, hal itu dilakukan karena selama lima bulan ini honor belum cair dan biaya operasional tidak ada

” Saya akui saya salah, tapi perlu diketahui bahwa selama lima bulan ini honor dari ADD kita belum cair, kita punya keluarga butuh biaya, operasional kantor juga butuh biaya, makanya saya berinisiatif itu” ujar Sekdes Ali Mukti.

Atas perbuatannya itu, ia meminta maaf kepada Kades dan juga masyarakat Cikuya khususnya para PKL yang ada dilingkup Desa Cikuya

” Atas kesalahan itu saya minta maaf kepada Kades, warga dan PKL di Cikuya, surat edaran itu kami tarik kembali dan belum dilakukan pungutan seperak pun,” tutur Ali.

Naga Tangerang: Din

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here