BPT Penumangan Tubaba, Merasa Puas Atas Keputusan yang Didapat

0
5593

LENSANAGA.ID, Tulangbawang barat-Ketua Badan Permusyawatan Tiyuh (BPT) Tiyuh Penumangan kecamatan Tulangbawang Tengah kabupaten Tubaba merasa puas dengan keputusan yang di tetapkan oleh aparatur Tiyuh Penumangan mengenai dilanjutkan nya jabatan bendahara dan kaur pembangunan Tiyuh Penumangan walaupun ketetapan itu dilarang oleh peraturan bupati tulang bawang barat No 49 tahun 2019.

Ruldin Ahyar, ketua BPT Tiyuh setempat seusai rapat dengan aparatur Tiyuh dan Camat Tulangbawang Tengah di balai Tiyuh Penumangan, Jumat (5/6/2020) mengatakan.

“Emang benar di pasal 4 perbup nomor 49 tahun 2019 bendahara dan kaur Tiyuh tidak bisa menepati jabatannya karena dia menantu dan anak kandung tetapi di pasal 36 ini kan menjelaskan bahwa pengangkatan SK dari pada kaur dan bendahara diangkat sebelum perbup nya keluar, kalau emang pengangkatan kaur dan bendahara ini pengangkatan nya setelah perbup ini keluar ini sangat fatal kita BPT harus menindaklanjuti”, kata Ruldin.

Saat disinggung mengenai dilanjutkan nya kembali kaur pembangunan dan bendahara Tiyuh Penumangan ketua BPT sangat puas dengan keputusan tersebut yang mana dalam perbup Tubaba no 49 tahun 2019 sudah jelas yang memiliki aliran darah dengan kepala Tiyuh maka itu tidak diperbolehkan.

Disisi lain Mansyur Yusuf kepala bagian Tata Pemerintah kabupaten Tulangbawang barat mengatakan akan memanggil kepala Tiyuh Penumangan untuk mencarikan solusi mengakomodir permintaan, kritik dan saran masyarakat.

“Itu kan rekomendasi ada di camat, BTP kan sekarang rapat, tadi kan hasil rapat dia sampaikan, nanti apa koordinasi sama camat, camat nanti melaporkan nanti melapor ke Abang (Mansyur) hasil rapat itu nanti Abang rembukan sama camat, kalo Abang kewenangan nya di kepala Tiyuh nya, nanti Abang manggil kepala Tiyuh nya apa yang terbaik apa solusi dari keinginan masyarakat akan kita akomodir, aturan Perbup serahkan kepada kami nanti kita lihat”, jelas Mansyur.

“Keputusan mereka itu kan nanti disampaikan ke Camat, dan camat nanti melaporkan ke Tapem, nanti Abang tanya apa hasil nya”, sambutannya.

Ditempat yang sama juga Achmad Nazaruddin, Camat Tulangbawang Tengah berkali-kali mengatakan bahwa kritik dari masyarakat tidak bisa disampaikan dan dirinya juga menyayangkan kenapa masyarakat tidak dihadirkan.

“Memang masyarakat ini tidak bisa dikesampingkan semua dijamin oleh konstitusi, itulah yang saya sampaikan mengapa acara nya seperti ini artinya tidak ada masyarakat apakah itu cukup bagi kawan-kawan BPT”, pungkasnya.

Naga Tubaba: Pauwari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here