Camat Polsel Jenguk Warganya, Terbaring Lemah Menahan Sakit Dirumahnya

0
6655

LENSANAGA.ID, Takalar, Kurang lebih sekitar empat bulan Tanri Daeng Bone menahan rasa sakit yang dideritanya kunjung tak membaik walaupun sudah diperiksakan dipusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Polongbangkeng selatan kabupaten Takalar.

Penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh dan semakin parah sehingga perutnya membesar sehingga dia hanya bisa terbaring tak berdaya dan pasrah menahan rasa sakit yang menderanya.

Rasa prihatin dari camat Polongbangkeng Selatan didampingi Lurah Bontokadatto sehingga menyempatkan diri untuk menjenguk nenek Tanri Dg Bone dan langsung memberikan bantuan sembako dari Tim SCS dinas sosial kabupaten Takalar setelah camat berkordinasi dengan pihak dinas kesehatan tim medis dari puskesmas Polsel yang meminta agar segera turun memeriksa Tanri Dg Bone dirumahnya didusun bantinoto I Jum’at (12/06/2020).

Camat polsel Baharuddin Limpo kepada media ini “setelah ada postingan masyarakat disosial media karna selama ini tidak ada laporan ada warga yang menderita sakit dan perutnya membesar, saya selaku camat kaget melihat ada wargaku yang menderita sakit apalagi perutnya sudah parah dan membengkak karna selama ini tidak ada informasi sebelumnya, setelah saya ketahui saya langsung menjenguknya dan memberikan bantuan ala kadarnya dan menyarankan untuk berobat dirumah sakit,”ungkapnya.

Sementara itu Lurah Bontokadatto Jamaluddin Sikki yang menepis pemberitaan yang sempat beredar terkait tudingan yang tak pernah tersentuh bantuan mengungkapkan, “saat dikonfirmasi terkait Nenek Tanri Dg Bone Tak ada perhatian Pemerintah lurah Bontokadatto menanggapi dengan dingin, saya selaku lurah tak pernah menerima laporan adanya warga saya yang kena penyakit seperti ini yang perutnya membengkak, jangankan dari kepala lingkungan dari pihak keluarga saja tidak ada laporan sebelumnya yang berujung heboh dimedia sosial dan menyalahkan pemerintah terkait Tanri Dg Bone tak pernah tersentuh bantuan sehingga pernyataan itu sangat disesalkan karna baru baru ini kami memberikan bantuan sembako kepadanya, selai sembako Dg Bone juga pernah mendapatkan Bantuan Bedah rumah, terkait tidak mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kemensos Itu bukan kesalahan kami karna kita sudah usulkan semua keatas apa yang diperintahkan atasan kita ini hanya mengusulkan bukan penentu “,kata Jamaluddin Daeng Sikki

Sementara itu pendamping dinas sosial kabupaten Takalar Hariansyah Lira Dikonfirmasi dilokasi mengatakan, terkait Tanri Daeng Bone yang tidak mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kemensos datanya tidak terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
saat ditanya kenapa tidak terdaftar, Hariansyah menjawab saya juga kurang tau pak karna data sosial itu berpatokan dari data STATISTIK,” ungkapnya

Tanri Dg Bone saat ditemui di tempat pembaringangnya menuturkan, penyakit yang saya derita ini semenjak empat bulan lalu saya juga sering periksa dipuskesmas tapi tidak ada perubahan sehingga bertambah parah sehingga perutku membengkak kurang lebih sebulan ini saya sudah disarankan berobat kerumah sakit namun saya tidak mau dengan alasan rumah sakit tertutup dan juga akhir akhir ini ada penyakit Corona jadi saya takut kerumah sakit”,tutur Tanri Dg Bone dengan logak makassar

Setelah tim medis dari puskesmas polsel memeriksa penyakit nenek Tanri Dg Bone lansung dibawa kerumah sakit RSUD Padjonga Daeng Ngalle Takalar setelah dinyatakan mengidap penyakit Hepatitis/Lever dan harus dirawat insentif (Red/why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here