Nyaris Ricuh,Demo Krisis Air Bersih Di Maros

0
5435

LENSANAGA.ID, MAROS-Ratusan pemuda dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Maros, Kamis (25/06/2020).

Massa yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Masyarakat Tanah Gersang Menggugat, menagih janji Bupati Maros untuk menuntaskan permasalahan air bersih di daerah pesisir.

Pimpinan aksi, Arung menjelaskan bahwa mereka turun ke jalan menuntut Bupati Maros menuntaskan janji politiknya untuk menyelesaikan krisis air bersih di daerah pesisir khususnya Kecamatan Bontoa dan Lau.

Dalam aksinya, peserta unjuk rasa melakukan orasi sambil membakar ban bekas dan memblokir akses jalan poros Maros-Makassar yang menyebabkan arus lalu lintas dari kedua arah tersendat.

Unjuk rasa bahkan sempat ricuh, ketika aparat kepolisian meminta agar peserta unjuk rasa membuka blokade jalan namun tidak ditanggapi oleh pengunjuk rasa, sehingga terjadi aksi saling dorong.

“Kalau Bupati Maros, tidak menjawab tuntutan kami sebagaimana yang tertulis pada undang-undang tentang Pasal 33 ayat 3 UUD 1945 dan Undang-undang nomor 17 Tahun 2019 tentang sumber daya air, maka Kami minta bupati turun dari jabatannya.” Kata Arung tegas.

Arung menganggap pemerintah daerah Maros telah lalai dan abai dalam menuntaskan persoalan air bersih di empat kecamatan yakni Lau, Bontoa, Maros Baru dan Kecamatan Marusu.

Naga Maros: Riyan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here