Sempat Viral di Medsos, Wanita Penistaan Agama di Makassar diamankan Polisi

0
6610

LENSANAGA.ID, Makassar – Kapolda Sulsel Irjen Pol. Mas Guntur Laupe SH. MH, menggelar konferensi pers kasus terduga penistaan Agama di Aula Polres Pelabuhan Makassar, Jum’at (10/07/2020).

Kejadian ini berawal dari seorang wanita yang membuang dan hendak merobek kitab suci Al-Qur’an viral beredar di media sosial.

Tidak menunggu waktu lama, Kapolda Sulsel memerintahkan jajarannya dalam hal ini Polres Pelabuhan untuk mengamankan tersangka pelaku penista Agama yang meresahkan warga Kota Makassar beberapa saat lalu.

Kejadian ini sempat membuat geram para netizen khususnya umat Muslim dan warga kota Makassar. Namun, dalam hitungan beberapa jam pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan pelaku.

“Terduga pelaku saat ini sementara kami periksa dan kasusnya sementara dalam tahap penyidikan” Ucap Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Kadarislam.

Selanjutnya, mantan Ketua Majelis Ulama Islam (MUI) menekankan bahwa kejadian tersebut bukanlah masalah umat, melainkan persoalan personal/pribadi.

“Ini bukan masalah umat, ini masalah personal dan ini akan diproses secara hukum oleh polisi” ucap ketua MUI Kota Makassar KH Baharuddin AS disela konferensi pers.

Sementara itu, terduga Tersangka IN mengaku sangat menyesal dikarenakan tuduhan oleh pihak MTR.

“Saya sangat menyesal, dan ini saya lakukan karena emosi ka selalu dituduh lapor-lapor Polisi, saya emosi, saya emosi, saya lepas kontrol, saya siap pertanggung jawabkan perbuatanku secara pribadi.”ungkap Tersangka.

Kejadian ini terjadi dipicu akibat sakit hati tersangka yang dituduh sebagai pelapor beberapa warga seputaran tempat tinggalnya di jalan tentara pelajar kota Makassar gemar bermain judi, kamis (09/07/2020).

“Saya berharap masyarakat tidak terpancing, ini masalah pribadi dan kasus ini tetap akan kita proses secara hukum” Jelas Kapolda Irjen. Pol. Mas Guntur Laupe SH. MH.

“Percayakan kepada kami, dalam waktu dekat kami akan serahkan ke Jakksa Penuntut Umum (JPU) dan terangka akan diancam hukuman Lima tahun penjara,”ujarnya.

Naga Makassar :(red/ Rudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here