Akun An.ARSAD REWA Akan dilaporkan Ke POLRI atas Pelecehan Simbol Partai

0
6430

LENSANAGA.IDTakalar– Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) segera akan melaporkan kasus Pelecehan simbol Partai dengan dasar pasal pidana yaitu Pasal 156 KUHP berbunyi “Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak Rp4.500,”.
Hal ini disampaikan pengacara PDIP di Jakarta tadi Malam (24/07/20)

Akun Fb Atas Nama Arsad Rewa dalam Postingannya telah melukai Kader-kader PDI-P diseluruh wilayah Republik Indonesia, Postingan yang menampilkan Gambar Logo/Identitas Partai dari sudut Pandang Etik dengan Gambar Buaya moncong Putih dalam lingkaran Merah dianggap telah dan dengan sengaja menghina, memicu kebencian terhadap Partai yang berkuasa dua Periode ini

Penasehat BMI Kabupaten Takalar, Haeruddin Nyau Angkat bicara terkait Postingan yang mengarah kepada sebuah bentuk Ejekan dan pelecehan Simbol.Partai, ini sudah menjadi Urusan Lembaga ,jangan ajak Lembaga kami main-main, ucap Haeruddin Nyau

Atas nama Sayap Partai PDI-P Banteng Muda Indonesia (BMI) Akan mengambil langkah Tegas atas sikap Saudara Arsad Rewa, dan akan segera membuat laporan dari hasil Telaah Divisi Hukum PDI-P Takalar lewat Ketua DPC PDI-P Kabupaten Takalar, dam akan melaporkan Pemilik Akun Ini ke POLRI sebagai sebuah tindakan pelecehan simbol Partai lewat Sosmed sekaligus mendorong Proses Hukum atas pelanggaran UU IT

Ditemuai terpisah Ketua DPC PDI-P Kabupaten Takalar Ir.H.Andi Noor Zaelan, segera akan melakukan Rapat Konsolidasi dan koordinasi dengan seluruh Kader, PAC dan Sayap Partai disemua tingkatan se kabupaten Takalar untuk membahas lebih lanjut tentang Pelecehan Simbol Partai yang diposting Oleh salah seorang Penggiat Fb Arsad Rewa,.(Haeruddin Nompo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here