Diduga Mark Up Pengadaaan Bus Antar Jemput Pegawai Pemkab

0
7614

Lensanaga.id-Tangerang-Belanja sewa sarana mobilitas darat sebanyak enam unit pada kegiatan penyediaan jasa sewa sarana mobilitas pada tahun anggaran 2020 sebesar Rp. 1.530.000.000 dengan metode tender, diduga Mark Up

Yudhi salah satu aktivis Tangerang menuturkan, Berdasarkan dokumen pengadaan belanja sewa angkutan Bus Pegawai Setda Kabupaten Tangerang, melalui hasil lelang tender tersebut, terdapat dugaan mark up pada spesifikasi item yang sudah direncanakan oleh kelompok kerja (Pokja) IV Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, bagian Pengadaan Barang dan Jasa

“Hasil temuan dilapangan, diketahui bahwa anggaran itu berasal dari APBD tahun 2020 dengan nilai Pagu HPS sebesar Rp. 1.530.000.000, dan dimenangkan oleh PT. Arimbi Jaya Agung dengan nilai penawaran terkoreksi Rp. 1.271.700.000 pada 23 Maret 2020 lalu,” ungkap Yudhi kepada Lensanaga.id pada Jumat (14/8/2020)

Terpisah, Thomas Sirait Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) selaku pejabat pengganti yang sebelumnya dijabat oleh H. Ruchyadi Indrayana. Msi saat dikonfirmasi awak media mengatakan, dirinya belum mengetahui perihal adanya dugaan Mark up pada penyediaan jasa sewa sarana mobilitas darat tersebut

“Terima kasih informasinya, namun terkait temuan itu, saya belum mengetahui, karena saya baru menggantikan PPK sebelumnya pak Indrayana,” ungkap Thomas Sirait saat dikonfirmasi diruang kerjanya, pada Jumat (14/08/2020)

Dikatakan Thomas, dirinya belum bisa memberikan jawaban atas temuan tersebut, namun akan segera melakukan pemeriksaan dilapangan terlebih dahulu

“Saya akan kroscek terlebih dahulu kelapangan, nanti saya akan hubungi bagian lapangannya untuk periksa kendaraannya, beri saya waktu, setelah selesai kami periksa akan saya hubungi.” pungkas Thomas

Naga.Tangerang : red/Din

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here