Dinas Sosial diduga Tutup Mata atas Kerugian KPM BPNT yang Dilakukan Supleyer UD.Nawir Putra

0
7582

LENSANAGA.ID-Gowa ,- Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa harus mengkaji ulang kerjasama dengan Dinas Sosial dan UD. Nawir selaku supleyer tunggal Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) di duga banyak oknum yang bermain didalamnya .

Menurut sumber Dg Tarra LP KPK Anggota Divisi Tipikor Koordinator wilayah Sul-Sel di salah satu Warkop mengatakan, bahwa didalam pembagian BPNT ini hari, senin (17/08/20) kini mulai lagi aksinya melakukan pembodohan terhadap KPM dikarenakan Supleyer UD.Nawir Putra diduga tidak transparan dalam pengalokasian BPNT yang berimbas pada kerugian Masyarakat Kabupaten Gowa.

Masih menurut Syaripuddin Dg Tarra dugaan ini bukan hanya sebatas dugaan, tetapi fakta dilapangan dan apa yang saya sampaikan merupakan keluhan mayoritas KPM dari berbagai Kampung dan berbagai kecamatan se Kabupaten Gowa terkait bantuan BPNT sejak awal bulan 11 tahun 2019/2020.

Dari total bantuan sebesar Rp 200.000,- per KPM dengan rincian pembagian beras 10 Kg, telur 1 rak dan ikan kaleng 2 buah dan kapan pun barangnya terlambat dengan alasan keterlambatan Supleyer, jika ditotal dan dirupiahkan maka diperkirakan hanya senilai Rp 145.000, ini jelas Korupsi.

Sudah hampir setahun sekitar 10 bulan menurutnya KPM yang hampir mencapai 55 ribu Warga dijadikan KPM objek Korupsi oleh UD.Nawir Putra dengan mengeruk keuntungan pribadi beserta kroninya dan Oknum terkait.

Jadi ada dugaan Rp 55.000/ KPM bantuan yang di rampas oleh UD.Nawir Putra, Bayangkan berapa jumlah kerugian masyarakat Kabupaten Gowa , setiap bulannya bila jumlah KPM sekitar kurang lebih 90 ribu KPM/mencapai 55 ribu per KPM,dalam perhitungan kami hampir mencapai kurang lebih Rp 400 J perbulan dikali 10 bulan ” luar biasa keuntungan Supleyer” jelas Dg Tarra.

Oleh sebab itu kami berharap kepada bapak bupati , pak Sekda selaku ketua tim koordinasi bantuan BPNT untuk dapat mengevaluasi kerjasama dengan UD.Nawir Putra sebagai penyalur BPNT” yang ditunjuk oleh Propensi dan diharapkan APH jangan tutup mata kalo bisa turun langsung kemasyarakat melihat faktanya bahwa Oknum-Oknum ini merampok uang Negara dan Masyarakat dikabupaten Gowa.Ungkap dg Tarra dengan kesal.

Lanjut Syaripuddin Dg Tarra Kepada Bapak Bupati dan Pihak APH Kabuparen Gowa, kami mewakili Warga sangat berharap untuk dapat segera merespon pemberitaan ini, dan segera mengambil sikap dengan melakukan Audit dan mengevaluasi atas Sikap UD.Nawir Putra selaku Suplayer, yang diduga telah melakukan KKN

Jika terbukti UD Nawir Putra selaku Suplayer merugikan warga masyarakat, dan tidak ada tindakan dari Pemkab Gowa, maka kami dari LSM akan melakukan Aksi Demo dinas terkait dan akan mengadukan hal ini ke Kejaksaan ” tambah Dg Tarra (red/ Haeruddin Nompo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here