Sekcam Tigaraksa, Pemecatan Ketua RT, Ada Aturannya

0
6690

Lensanaga.id-Tangerang-Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tigaraksa Hendarto menanggapi dingin terkait pemecatan dua ketua RT yang dilakukan oleh Andi Sahlani Kepala Desa Pete Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tengerang

“Langkah pertama saya akan koordinasi dengan pimpinan, semoga permasalahan tidak menimbulkan keresahan dan secepatnya bisa teratasi,” ungkap Hendarto saat ditemui diarea masjid Al Amjad, Senin (14/9/2020)

Menurut Sekcam Tigaraksa, terkait pemecatan terhadap Ketua RT tertuang dalam aturan, baik pengangkatan atau pemberhentian ketua RT RW

“Semua itu ada aturannya, saya akan pelajari lagi takut salah, karna dalam Permendagri tahun 2018 masa jabatannya 5 tahun setelah ditetapkan, dan bisa berturut turut karena RT RW itu masuk bagian dari perangkat Desa,” ungkap Hendarto

Ditanya soal penerima bansos yang dinilai terjadi tumpang tindih di Desa Pete Kecamatan Tigaraksa, Hendarto menuturkan bahwa satu KPM hanya bisa menerima satu bantuan

“Dari pemerintah memang tidak boleh mendapat dua jenis Bansos, Kalau sudah dapat PKH atau BST, tidak boleh dapat lagi BLT DD, hal itu untuk pemerataan bagi warga terdampak covid19,” pungkasnya

Sementara itu Ketua BPD Desa Pete TB Refli menyayangkan pemecatan terhadap Yeyen Karnadi ketua RT 03/04 Kampung kelapa dua dan Dahyudin ketua RT 01/02 Kampung Pabuaran asem

“Mestinya dilakukan musyawarah terlebih dahulu, atau dilayangkan surat peringatan baru ada pemecatan, namun kembali lagi bahwa Kades punya kewenangan untuk itu,” kata TB Refli.

Naga.Tangerang: red/Din

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here