Kapolres dan Kajari Takalar Disorot Terkait Laporan Pekerjaan Rehab dan Pengadaan Alkes RSUD HPDN

0
7639

LENSANAGA.ID-Takalar, – Mengingat laporan yang disertai aksi unjuk rasa yang digelar Koalisi Aktivis Makassar di Mapolres dan Kantor Kejaksaan Takalar beberapa hari lalu terkait temuan 3 unit rehabilitasi dan pengadaan alat kesehatan (Alkes) yang diduga tidak diketahui keberadaannya senilai miliyaran rupiah kembali disorot oleh aktivis akan perihal kinerja Kapolres dan Kajari Takalar.

Rais selaku dewan penasehat KAM saat ditemui di warkop HS selasa (22/09/2020) menegaskan, “Terkait temuan 3 unit rehab dan pengadaan alat kesehatan yang tidak diketahui keberadaannya di RSUD HPDN senilai miliyaran rupiah yang kami laporkan kepenegak hukum yakni di Polres dan Kejaksaan Negeri Takalar menjadi pertanyaan serius dan sorotan tajam bagi kami selaku pelapor”

Lanjut ditambahkan, “Kami nilai pihak penegak hukum seakan kurang bertaji dalam penanganan kasus Korupsi di Takalar dengan terkesan mandek atau jalan ditempat, tentunya dalam hal ini Kapolres dan Kajari Takalar harus berperan serius dalam melakukan tindakan serius, selain itu dalam waktu dekat kami agendakan untuk melakukan aksi susulan di Polda Sulsel dan Kejati Sulsel untuk mendesak penindak lanjutan kasus yang kami nilai kinerja polres dan Kejaksaan negeri Takalar yang terkesan kurang bertaji” tutupnya.

Sampai berita ini tayang, Pihak polres Takalar dan Kejaksaan Negeri Takalar belum berhasil dimintai keterangannya. (Red/Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here