Innalillahi wainailaihi rojiun, Korlap Aksi, DPRD Gagal Tugas

0
6830

lensanaga.id-Tangerang-Sekitar 2000 massa aksi buruh dari berbagai aliansi serikat buruh diantaranya KSBSI NIKEUBA, KSPSI, FUI KSBSI dan ormas Badak Banten kembali menggelar konvoi bermotor menuju Kantor DPRD Kabupaten Tangerang

Hendra Spd Korlap aksi dari Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI NIKEUBA) dalam orasinya didepan kantor DPRD Kabupaten menyatakan, bahwa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) maupun DPR RI telah mati kehormatannya

“Innalillahi wainailaihi rojiun, perwakilan rakyat kita telah mati kehormatannya, gagal dalam menjalankan tugas,” teriakan Hendra dihadapi ribuan buruh dan ratusan aparat keamanan di depan halaman Kantor DPRD Kabupaten Tangerang, Selasa (13/10/2020)

Menurutnya undang-undang tenaga kerja nomor 13 tahun 2003 yang mengatur tentang tenaga kerja telah dirombak dengan adanya undang-undang Omnibus Law cipta kerja, yang mana dalam UU Omnibus law Cipta Kerja itu sangat merugikan buruh

” Maka dari itu, kami sebagai buruh meminta Pemerintah melalui anggota DPRD yang terhormat sampaikan kepada pemerintah untuk mencabut dan membatalkan undang-undang Cilaka itu,” ujar Hendra

Sementara itu Kapolsek Tigaraksa Kompol Sumaedi saat memberikan himbauan kepada ribuan buruh diatas mobil komando meminta untuk melakukan aksi damai

“Kami minta kepada massa aksi, dalam menggelar aksi dengan damai, aksi kita hari ini kita sepakati adalah aksi damai, setuju!!,” ucap Kompol Sumaedi dengan tegas

Dalam aksi damai tersebut, puluhan perwakilan buruh terima oleh anggota DPRD Kabupaten Tangerang untuk melakukan audiensi pada jam 13.00 WIB

Naga.Tangerang: Din

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here