Pengurusaan Document di Pelabuhan Hanya Waktu Singkat Dalam Waktu 1 Jam

0
7696
Pengurusaan Document di pelabuhan Hanya waktu singkat dalam waktu 1 jam
Pengurusaan Document di pelabuhan Hanya waktu singkat dalam waktu 1 jam

LENSANAGA.ID-BATAM-Di ruang tempat kerja BP Batam para wartawan menemui Direktur BUP BP Batam Bpk Nelson Idris,” mengatakan, ada banyak kemudahan yang kini dapat dirasakan para pengguna jasa kepelabuhanan dengan digitalisasi.”Tambahnya

untuk pengurusan Pemberitahuan Kedatangan Kapal Asing (PKKA), umpanya dahulu hanya bisa diurus di Pusat (Kementerian Perhubungan) kini telah dilimpahkan kewenangannya kepada Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam dan Tanjung Balai Karimun sehingga proses pengurusan hanya memakan waktu satu jam saja.

Dulu PKKA mengurusnya bisa 3-4 hari. sekarang satu jam bisa keluar Jadi memang pengusaha dipermudah sekali dengan adanya digitalisasi,” ujar bpk Nelson, belum lama ini.
Selanjutnya bentuk penerapan digitalisasi lainya yang juga mempermudah pengusaha adalah penerapan Inaport.net yang ditandai dengan pelaksanaan Go Live Inaport.net pada Kamis, 5 November 2020.

BUP BP Batam dan KSOP Khusus Batam telah berkoordinasi sejak September 2020 untuk mempersiapkan penerapan Inaport.net di Batam melalui kegiatan sosialisasi dengan para stakeholder terkait, seperti Perusahaan Pelayaran, Perusahaan Bongkar Muat dan Perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi.
Dilaksanakannya Go Live Inaport.net, maka pelayanan kapal dan barang di pelabuhan di Batam wajib menggunakan Inaport.net, sehingga mempermudah bagi BUP BP Batam dan KSOP Khusus Batam dalam melakukan pengawasan, pengendalian dan pengaturan pelayanan kapal dan barang di pelabuhan Batam,” katanya.

Harapan sistem Inaport.net ini juga akan terhubung dengan sistem Indonesia National Single Window (INSW) dan National Logistik Ecosystem (NLE). Bpk
Nelson menyampaikan bahwa perubahan-perubahan ini terjadi karena dukungan Pemerintah Pusat, antara lain Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi yang selalu mendorong agar Batam bisa menjadi percontohan bagi daerah lainnya di Indonesia dalam menciptakan iklim investasi yang menggairahkan terutama di sektor maritim.

Dari hasil rapat daring maupun offline bersama Pemerintah Pusat inilah, institusi terkait di Batam terus menggenjot progress perbaikan di masing-masing internal hingga integrasi sistem berhasil diwujudkkan.
Dengan integrasi sistem ini diharapkan pelayanan tatap muka dengan petugas dapat dikurangi dan progress layanan dari masing-masing instansi juga dapat terbaca secara transparan di platform yang terintegrasi,” komentar Bpk Nelson. Batam siap akan bersaing dalam di bidang kemaritimean pada negara tetanngga.(red/Jeff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here