Walikota Metro Wahdi didampingi TNI/Polri resmikan KTN ke 16 Di Kelurahan Yosomulyo

0
7854
Walikota Metro Wahdi didampingi TNI/Polri resmikan KTN ke 16 Di Kelurahan Yosomulyo
Walikota Metro Wahdi didampingi TNI/Polri resmikan KTN ke 16 Di Kelurahan Yosomulyo

LENSANAGA.ID.Kota Metro–Walikota Metro Wahdi resmikan Kampung Tangguh Nusantara Ke 16 di halaman ketua RT 41Kelurahan Yosomulyo, Kamis (25/03/2021).

Walikota Metro Wahdi, menyambut baik dan mengapresiasi atas dilaksanakan kegiatan peresmian KTN ini yang ke-16, dengan tujuan untuk mendukung Produktivitas masyarakat yang tangguh dalam berbagai sektor, terutama pada sektor ekonomi mandiri dan kesehatan dimasa pandemi COVID-19 yang berlangsung.

 

Wahdi mengucapkan terimakasih kepada Polri dan TNI serta warga masyarakat karena telah mendukung terciptanya Kelurahan Tangguh Nusantara di Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat ini.

 

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan semangat kepada warga untuk bersama-sama dalam upaya mengatur Covid-19 sehingga suatu saat nanti Kota Metro dapat terbebas dari pandemi global”, jelasnya.

 

KTN di Kelurahan Yosomulyo merupakan penanganan Covid-19 berbasis masyarakat, yang artinya seluruh masyarakat terlibat dalam penanganan Covid-19. Seluruh ketahanan diterapkan di KTN, mulai dari Ketahanan Pangan, hingga ketahanan keamanan, sehingga menjadi modal penting dalam menghadapi Pandemi maupun wabah. Kami minta soliditas ini dapat dijaga serta dipertahankan dengan baik, kata Wahdi dalam penyampaiannya.

 

Burhanudin selaku ketua KTN mengatakan, masyarakat Kelurahan Yosomulyo dalam menyikapi tentang adanya fase ini sudah sangat memahami dan masyarakat sudah mampu menampilkan produk yang ada di kelurahan Yosomulyo diantaranya ada home industri pembuatan kue donat, bahkan pembuatan kue donat sudah ada 4 (empat) home industri yang memproduksi kue donat, dan mampu menyerap tenaga kerja dalam arti dapat mengurangi penggaguran di kelurahan Yosomulyo.

 

“Di Kelurahan Yosomulyo ini dari sebelum adanya kasus covid 19, sudah memiliki ketahanan pangan dan sudah berjalan, diantaranya pembibitan ikan serta memanfaatkan pekarangan rumah yang ada ditanami bibit seperti terong kacang-kacangan dan lain-lain. Dan dengan adanya KWT ekonomi kreatif juga bisa membatu ekonomi rumah tangga”, katanya.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here