PJ Bupati Kebut Penanganan Virus COVID-19, Terkait Dugaan Kinerja Satgas Pesibar

0
7716
(gambar Ilustrasi) PJ Bupati Kebut Penanganan Virus COVID-19, Terkait Dugaan Kinerja Satgas Pesibar
(gambar Ilustrasi) PJ Bupati Kebut Penanganan Virus COVID-19, Terkait Dugaan Kinerja Satgas Pesibar

LENSANAGA.ID-Pesisir Barat-Lemahnya sosialisasi penanganan pencegahan Covid-19 di kabupaten pesisir barat.penjabat (PJ) bupati Bambang sambogo langsung lakukan rapat evaluasi kinerja satgas covid-19.(31/03/21)

 

Meski belum serah terima jabatan (Sertijab) Kadishub propinsi ini setelah sampai di kabupaten berjulukan helau ni kibakhong langsung gelar rapat evaluasi dengan satuan penanganan pencegahan satuan gugus tugas covid-19,

 

Kurangnya kesadaran masyarakat tentang penularan wabah membahayakan dan beralihnya menjadi zona orange, menjadi prioritas kerja, kurang lebih selama satu bulan kedepan.

 

usai dilantik oleh wakil gubernur kemarin ia mengatakan ke beberapa awak media ingin memprioritaskan penanganan covid di bumi para sai batin dan ulama. ” Untuk prioritas kerja di pesbar penanganan covid-19 karena perintah pusat” terangnya

 

diduga tinggi pasien terkonfirmasi di bumi para sai batin pemerintah pusat merasa khawatir dengan wabah yang melanda sejak tahun 2019 lalu.

 

Bambang sambogo Resmi dilantik menjadi penjabat (PJ) bupati pesbar langsung gelar Rapat Evaluasi tentang kinerja satgas covid-19 tahun 2021 di kantor sekretariat daerah setempat.

 

Usai rapat, hal ini di akui Lingga Kusuma pihaknya mengatakan sebagai pemerintah daerah (Pemda) merasa prihatin dengan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Corona virus disase 2019 (covid-19).
” Jadi kami mengadakan rapat evaluasi dengan di pimpin PJ bupati bersama OPD terkait untuk penanganan pencegahan virus berbahaya ini” jelas lingga

 

Ia menyalahkan masyarakat, dengan kurangnya disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker dan mencuci tangan dan sebagainya menjadi penyebab tak kunjung berkurang.
” jadi kurangnya kesadaran masyarakat tentang disiplin prokes dan sebagainya jadi penyebab ” kata dia.

 

Masih kata dia,Bahkan pihaknya akan di bawa sosialisasi oleh PJ untuk upaya bisa menurunkan dan merubah dari zona orange menjadi zona kuning hari Jum’at depan.

 

” dibawah pimpinan PJ Kami upayakan mencoba sosialisasi dengan bersama-sama insya Allah turun kelapangan hari Jum’at depan” terangnya

 

Dengan gaya dia berbicara, mantan PLH ini lagi-lagi menyalahkan.
” Dari analisis dilapangan bahwa kurangnya kesadaran dan disiplin masyarakat memakai masker dan lain sebagainya belum berjalan secara optimal”kilah mantan kadis pertanian itu.

Reporter: Jhons

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here