TKD Silahturahmi dengan DPRD Pesisir Barat

0
8159
TKD Silahturahmi  dengan DPRD Pesisir Barat
TKD Silahturahmi  dengan DPRD Pesisir Barat

LENSANAGA.ID-PESIBAR-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Barat terus berupaya memperjuangkan Nasib Ratusan Tenaga Kontrak Daerah yang diberhentikan secara sepihak dengan berbagai macam alasan dari pihak Pemerintah Daerah.

Hal ini diungkapkan anggota DPRD dari lintas Fraksi (PDIP,PKB,dan Demokrat) saat menerima Kunjungan Tenaga Kontrak Daerah Perwakilan dari 11 (sebelas) Kecamatan di gedung DPRD.
Senin 12/04/2021.

Kedatangan sebelas orang tenaga kontrak itu diterima langsung oleh wakil ketua I Piddinuri, Wakil ketua II Ali Yudiem, Riza Pahlevi,Choiril Iswan, Erwin Gustom, Ripzon Efendi, Fadli Ahmadi,Liswandi Sabirin dan Mad muhizar.

Maksud kedatangan Perwakilan Tenaga Kontrak itu untuk bersilaturahmi sekaligus menanyakan kelanjutan nasib mereka karena hingga saat ini tidak ada kejelasan tentang nasib mereka.

Perjuangan Tenaga Kontrak Daerah (TKD) yang diputus secara sepihak oleh Pemkab hingga sampai saat ini belum mendapat kata sepakat untuk mengembalikan mereka mengabdi ditanah kelahirannya sendiri.

Salah satu perwakilan dari Kecamatan Ngaras berinisial Md, menyampaikan keluh kesahnya kepada anggota Senator yang ada diruangan, “saya pak lulusan dari universitas muhamadyah Jokjakarta(UMY) tapi kenapa saya tidak lulus tes, sementara teman saya yang lulusan SMU bisa lulus tes dan bisa mengajar disekolah sebagai tenaga pendidik” ucapnya sambil raut muka sedih.

Hal senada juga disampaikan Perwakilan dari kecamatan Karya Penggawa berinisial Al, menyampaikan keluh kesahnya saat akan mengikuti tes “saya pak saat akan memberikan formulir ke Kantor Camat, “kamu pulang saja karena kamu tidak akan diperpanjang SK nya” ujar pak camat.
Itulah sebagian kecil isi hati dari para tenaga Kontrak Daerah yang diberhentikan secara sepihak oleh Pemerintah Daerah, ucap AI.

Saat ditanya awak media Wakil Ketua I , Piddinuri menceritakan
Pada tahun 2020 lalu, anggaran sebesar 31.000.000.000.,(tiga puluh satu milyar) telah disahkan bersama baik pihak Legislatif dan Executif untuk memberikan honorarium sebanyak 3.120 Tenaga Kontrak Daerah di Pesisir Barat,selain itu pihak Executip atau Pemerintah Daerah tidak ada pembicaraan dengan pihak Legislatip atau DPRD terkait adanya seleksi dan pengurangan TKD di tahun 2021.

Lanjut Wakil Ketua I, Harapan dan Permintaan kami kepada Pemerintah Daerah hanya satu yaitu Kembalikan lagi Jumlah TKD ke Posisi Semula.

(Jhons)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here