Sekelompok Pemuda Tak Dikenal Intimidasi Jurnalis Lampung Barat

0
7722
Sekelompok Pemuda Tak Dikenal Intimidasi Jurnalis Lampung Barat
Sekelompok Pemuda Tak Dikenal Intimidasi Jurnalis Lampung Barat

Lampung Barat,LENSANAGA.ID- Jurnalis Metro Tv Lampung yang bertugas di kabupaten Lampung Barat,(lambar) Yehezkiel Ngantung, mendapat intimidasi dari sekelompok orang tak dikenal dan bergaya preman (arogan) (04/05/21)

Ketika adanya kericuhan di halaman kantor ULP (unit layanan pengadaan barang dan jasa) di kompleks Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Selasa, 4 Mei 2021.

 

terjadi Aksi menghalang-halangi juga melakukan ancaman akan melukai seorang wartawan yakni kepada Yehezkiel Ngantung (Kontributor Metro TV Lampung) itu dilakukan oleh sejumlah orang yang diduga preman dengan mengintimidasi.

Jurnalis muda yang akrab disapa Eki ini mengaku, mendapat ancaman dan merasa di intimidasi dengan perilaku premanisme sejumlah orang yang diduga preman.

“Kan ada kerusuhan di depan kantor ULP, saya mendekat untuk cari tahu informasi sekaligus meliput wajar donk, Tapi ketika saya mengambil gambar, tiba-tiba beberapa orang dalam rombongan kerusuhan itu melarang saya liputan dan mengancam akan melukai saya”, ujar Yehezkiel Ngantung.

Tak hanya itu, Jurnalis Media Group News ini juga mendapat perlakuan kasar dan pengejaran dan mendorong, juga di tambah pengancaman menggunakan senjata tajam dari komplotan yang diduga preman itu.

“Jadi kejadian itu , kamera saya juga sempat mau dirampas cuma saya pertahankan sama orang-orang dari rombongan itu. Terus saya dikejar dan diancam pake pisau yang disimpan di pinggangnya. Karena udah membahayakan keselamatan, saya langsung lari menjauh dari lokasi kerusuhan itu,” ungkapnya.

jelas merasa tidak terima dengan perlakuan oknum yang di sinyalir preman itu dirinya akan mengadukan ke pihak kepolisian untuk mendapat tindakan hukum.

“Saya gak terima pasti akan saya laporkan ini ke polres Lampung Barat karna perbuatan ini sudah mempermalukan, terlebih mengancam keselamatan saya, dan melanggar undang-undang Nomor 40 tahun 1999 yang menjadi acuan saya bekerja jadi saya minta juga terus di usut hingga tak terjadi pada rekan- yang lain,” ucapnya ngotot.

Laporan :Andi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here