Proyek Pembangunan Drainase Way Balak Pekon Rawas, Menuai Pertanyaan Warga

0
6897
Proyek Pembangunan Drainase Way Balak Pekon Rawas, Menuai Pertanyaan Warga
Proyek Pembangunan Drainase Way Balak Pekon Rawas, Menuai Pertanyaan Warga

Pesisir Barat Krui – Lensanaga.id- Proyek Pembangunan Drainase Way Balak Pekon Rawas yang bersumber dari dana APBD tahun anggaran 2021 di Kabupaten Pesisir Barat yang dikerjakan oleh CV.WAY NELON JAYA dengan nilai kontrak
Rp.198.312.000., dengan Lokasi Kegiatan tepatnya didepan SMP3 Pekon Rawas Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung, menuai kekecewaan warga setempat.

Pasalnya pemasangan papan proyek dipaku dirumah warga, diduga terkesan takut rugi dan menjadi perhatian masyarakat yang lewat dijalan itu.

Meskipun biaya pembuatan dan pemasangan papan kegiatan proyek sudah masuk dalam Rancangan Anggaran Belanja (RAB), tetapi dalam pelaksanaannya masih saja ada pelaksana proyek yang enggan dan asal-asalan dalam memasang,
Rabu (06/05/2021).

Seperti yang terjadi di pengerjaan drainase, yang di kerjakan CV. Way Nelon Jaya, Pekon Rawas kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, kontraktor yang menangani kegiatan drainase ini terlihat diduga asal-asalan dalam pemasangan papan kegiatan proyek.

Nilai Kontrak Rp. 198.312.000,- diduga mengirit pengeluaran atau apalah hanya menempelkan (dipaku) papan kegiatan proyek tersebut di dinding salah satu rumah milik warga.

Warga yang melihat juga merasa aneh ada papan nama proyek ditempel dengan paku menempel didinding rumah warga,” ucap salah satu warga sekitar lokasi proyek.

“Padahal terkait pemasangan Papan Proyek itu telah dianggarkan dalam RAB, dan telah di atur dalam peraturan Menteri, kalau seperti itu modelnya jelas pihak kontraktor mengabaikan aturan”

Dari pantauan media, selain papan informasi yang dipasang didinding rumah warga, kami pun mengecek drainase, dan melihat pembuatan terkesan asal jadi.

Seperti pemasangan drainase bahan material semen dan Batu di duga tidak sesuai dengan juklak juknisnya, pemasangan drainase tidak di gali dan pemasangan batunya asal asalan dan material batu sebagian menggunakan batu bulat.

Seharusnya pekerjaan itu sesuai juklak juknis, mirisnya lagi pekerjaan itu pas di depan rumah dinas Kadis PUPR Pesisir Barat.

Salah satu warga setempat berharap agar pekerjaan tersebut dapat meghasilkan pekerjaan yang memuaskan jangan setelah musim penghujan akan rontok tergerus oleh aliran drainase ungkap salah satu warga yang enggan disebut namanya

Saat di komfirmasi melalui sambungan telepon Budiman selaku kontraktor mengucapkan Pemasangan sudah sesuai dengan speksifikasi, dan sesuai aturan, dan pekerjaan itu lagi proses pengerjaan. Ujarnya.

Laporan; jhon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here