Abaikan Perpres, Proyek tanpa Papan Nama masih dibiarkan

0
7847
Abaikan Perpres, Proyek tanpa Papan Nama masih dibiarkan
Abaikan Perpres, Proyek tanpa Papan Nama masih dibiarkan

Pesibar, Lensanaga.id-.Sejumlah proyek fisik di wilayah Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung tanpa papan nama alias siluman masih banyak ditemukan di lapangan. Meski sering dipersoal publik, akan tetapi tetap saja membandel dengan dibiarkan dan mengabaikan hak publik tentang informasi dan pihak kontraktor dengan sengaja mengangkangi undang – undang dan perpres, sementara papan informasi publik tersebut anggarannya memang sudah ada dalam RAB.

Sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

Hal itu kemudian mendapat sorotan dari warga setempat bahwa proyek yang dibangun Pemerintah Daerah khususnya Dinas PUPR Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung diduga Proyek Siluman. sebab, sama sekali tidak terpasang papan nama informasi proyek tersebut saat melaksanakan kegiatan pekerjaan.
Jumat 11/06/2021

“Proyek yang dikerjakan tanpa papan nama itu indikasinya sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitoring besar anggaran dan sumber anggaran” tegas salah satu warga berinisial Zul (40th) warga setempat kepada awak media.

Lanjut zul, Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan,” ungkapnya

Pihaknya sangat berharap Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat atau Dinas terkait dan Konsultan Pengawas dalam hal ini, tidak tutup mata dengan kegiatan pekerjaan tersebut.
Untuk itu diharapkan dengan semua pihak terkait dan elemen masyarakat agar bisa mengawal jika ada pekerjaan proyek diwilayahnya dan jika pengerjaannya kurang bagus maka langsung lakukan peneguran agar hasilnya lebih baik dan maksimal,tutupnya.

Hasil investigasi di lapangan oleh awak media kompas86 dan tim bahwa dibeberapa titik pekerjaan proyek tidak terpasang papan informasi publik seperti, pekerjaan Peningkatan Jalan Hotmix
dan pengerjaan drainase di Pekon Sukamulya kecamatan Lemong pekerjaan tersebut diduga nilainya milyaran rupiah.

Saat awak media konfirmasi dilapangan bertemu dengan pelaksana pekerjaan dilapangan yang bernama topan, dan mengatakan “pekerjaan ini punya rizki bang”, saat disinggung awak media tentang papan informasi, topan mengatakan “sudah terpasang dan sudah robek entah kemana”, tapi saat awak media menanyakan, ada buku tamu dan berapa nilai pagu anggaranya topan mengatakan “buku tamu tidak ada dan nilai pagunya saya tidak tahu”,ungkapnya.

Dilain tempat awak media, melihat titik pekerjaan lain yaitu Pembangunan Drainase dipekon baturaja kecamatan pesisir utara juga tidak mempunyai papan informasi atau plang papan proyek dan pekerjaan tersebut diduga asal asalan dan
Saat awak media disana tidak menjumpai pihak kontraktor dan konsultan pengawas.

Pelaksana pengerjaan proyek untuk mencapai keuntungan yang maksimal tentunya tanpa harus mengurangi kualitas dari pekerjaan yang dikerjakan.

Sampai berita ini diterbitkan pihak kontraktor atau konsultan pengawas belum bisa dikonfirmasi.

Pewarta; jhon.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here