Anggota DPRD Kota Metro periode 2019-2024, Ahmadi memprotes perubahan dapilnya

Anggota DPRD Kota Metro periode 2019-2024, Ahmadi memprotes perubahan dapilnya

 

Metro–Penempatan daerah pemilihan (Dapil) calon anggota DPRD Kota Metro periode 2024-2029, dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menuai polemik.

Salah satu anggota DPRD Kota Metro periode 2019-2024, Ahmadi memprotes perubahan dapilnya.

Dikatakan Ahmadi, penempatan Dapil yang ditentukan pengurus PKS Kota Metro itu tak sesuai dengan ke inginanya.

“Saya tahunya saat melihat Daftar Calon Sementara (DCS) yang ditayangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Kenapa Dapil saya berubah,” kata Ahmadi, Senin (21-8-2023).

Dirinya mengaku keberatan jika ditempatkan di dapil Metro Pusat. Sedangkan periode sebelumnya berada di dapil Kecamatan Metro Barat dan Metro Selatan.

“Masyarakat di Metro Barat dan Metro Selatan itu tidak mau dan tidak menginginkan saya nyalon di dapil Metro Pusat. Mereka masih menginginkan saya tetap di Metro Barat dan Metro Selatan,” ujarnya.

Menurutnya, penempatan dapil calon anggota DPRD itu sudah dikomunikasikan oleh pengurus PKS tingkat kota maupun provinsi.

“Sudah saya konfirmasi di rapat DPT di Kota Metro dan dirapat DPTW provinsi di Bandar Lampung. Selama perjalanan waktu ini saya anggap sudah tidak ada masalah, kok malah jadi begini,” sesalnya.

Dia menegaskan, jika dirinya tetap ditempatkan di dapil Metro Pusat. Pihaknya akan mengambil tegas.

“Saya secara pribadi siap kalau untuk masyarakat. Bahkan, apabila PKS tidak bisa mengakomodir saya untuk kembali ke Metro Barat dan Selatan. Saya pindah partai siap. Karena kita duduk di situ merupakan wakil dari masyarakat bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.(**)

Loading

Redaksi
Author: Redaksi

Related posts

Leave a Comment