Belum Selesai Dikerjakan Pamsimas 2021 Tiyuh Gilang Tunggal Makarta Syarat Masalah

.

Tulang Bawang Barat,(LENSANAGA.ID) – program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat atau dikenal dengan sebutan Pamsimas merupakan kegiatan pembangunan air minum dan sanitasi pedesaan yang dilaksanakan dengan pendekatan berbasis masyarakat. Rabu (22/06/2022)

Program Pamsimas yang diselenggarakan oleh kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat tentunya diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat, program tersebut adalah program pemberdayaan yang melibatkan masyarakat secara aktif mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pemeliharaan hingga pengelolaan.

Seperti yang diterima oleh KKM Tiyuh Gilang Tunggal Makarta dengan kategori Hibah insentif desa (HID) atau desa lama tahun anggaran 2021, namun dari pantauan di lokasi kegiatan tampak pembangunan menara air pada kegiatan Pamsimas itu belum selesai dikerjakan hingga pertengahan tahun 2022 ini.

Dari lokasi kegiatan terlihat adanya sejumlah peralatan seperti kayu yang digunakan untuk melakukan pengecoran masih terpasang di bagian atas bagunan Pamsimas itu, selain itu terdapat juga sejumlah besi cor yang terlihat dan belum dan belum di lakukan plaster bahkan terdapat sisi tembok yang juga belum terpasang bata secara penuh, Diduga pembangunan tersebut belum dilakukan finishing.

Menurut informasi KKM tiuh Gilang tunggal mekarta tersebut menerima bantuan langsung masyarakat (BLM) APBN sebesar Rp 245.000.000 dan dengan dana Incash 12.500.000 dan dana Inkind sebesar 49.000.000.

Saat akan dikonfirmasi mengenai hal itu Anton ketua KKM pembangunan Pamsimas itu yang juga berstatus sebagai sekretaris tiyuh Gilang tunggal makarta saat dikunjungi di kantor Tiyuh dirinya tidak ada di tempat.

“Pak Sekretaris nggak masuk lagi ada kegiatan kayaknya.” Ucap salah satu Aparatur Tiyuh Tersebut.

Sementara kepala tiyuh Gilang tunggal makarta tidak masuk kerja lantaran sedang dalam masa pemulihan sedari sakit yang di deritanya.

Selain itu adanya dugaan mark up dalam belanja material pada pelaksanaan pembangunan Pamsimas tersebut, berdasarkan dokumen yang diperoleh terdapat 5 item kegiatan pada harga satuan rencana yakni Semen Rp 70.000/Sak, Pipa PVC SNI 2′ Panjang 6 meter Rp 193.000/Batang, Pipa PVC SNI 1 1/2′ panjanng 6 meter Rp 173.000/batang, pompa submersible dan aksesoris Rp.8000.000 / Kegiatan, Pengeboran dan Kelengkapannya Rp 38.366.500/Kegiatan, PLN Rp.3.500.000/ item kegiatan.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh tidak ada perubahan harga pada laporan harga satuan realisasi dari harga satuan rencana pada kegiatan tersebut sehingga hal itu.

Saat akan dimintai keterangan terkait hal itu dengan nominal belanja yang jauh lebih tinggi dari harga material di pasaran ketua tim pengadaan Parwindarti tidak ada di kediaman nya dan Riwayadi yang juga masuk dalam Tim Pengadaan sebagai Bendahara dan Sarjo yang juga Salah satu anggota Tim Pengadaan tidak ada di Kediamannya. (Red)

Reporter: Yoga/Pau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.