BNN Upayakan Putus Mata Rantai Narkoba di Kalangan ASN

0
116

 

METRO Lensanaga.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Metro, mensosialisasikan Bahaya narkoba kepada aparatur sipil negara (ASN) lingkup pemerintahan setempat. Tujuannya, untuk memutus mata rantai pengedaran dan penggunaan narkoba dikalangan pegawai berplat merah tersebut.

Seperti sosialisasi bahaya narkoba yang diselenggarakan di Kantor Dinas Sosial Kota Metro, Jum’at (21/6/2019).

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kota Metro Ari Kurniawan menyampaikan, sedikitnya terdapat 50 orang pegawai Dinsos baik ASN maupun Non ASN diberikan arahan.

“Materi yang diberikan adalah Jenis dan dampak bahaya Narkoba serta upaya pencegahannya di lingkungan kerja instansi pemerintah,” jelasnya.

Dia menambahkan, Dinsos merupakan dinas ke-15 yang menjadi target pelaksanaan sosialisasi lingkup OPD Pemkot Metro setelah diterbitkannya Inpres Nomor 6 Tahun 2018 lalu.

“Kegiatan ini bertujuan agar para ASN maupun pegawai non ASN di lingkungan Dinas Sosial Kota Metro dapat memiliki pemahaman yang benar tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, kemudian memiliki kesadaran tentang pentingnya pencegahan penyalahgunaan narkoba, dan terbangun komitmennya untuk menghindari penyalahgunaan narkoba serta serta secara aktif mampu menerapkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerjanya secara mandiri,” tambahnya.

Dia berharap, sosialisasi tersebut dapat memberikan pengetahuan ASN maupun honorer dilingkungan Dinsos agar memahami, sadar, serta memiliki sikap dan karakter yang tegas untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba khususnya di lingkungan kerja instansi pemerintah.

“Peserta juga diharapkan dapat menyebarluaskan pengetahuan P4GN ini kepada seluruh anggota keluarga serta kolega maupun rekan kerja dan masyarakat sekitar tempat tinggal,” harapnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Metro, Suwandi mengaku mendukung penuh langkah BNN dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan ASN.

“Kami sangat mendukung sekali karena intruksi pimpinan. Mestinya ya kita nanti berharap semua OPD seperti itu. Kalo saya sangat menjamin pegawai di dinsos tidak ada yang terlibat penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Mantan Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Kota Metro ini juga mengaku siap bila ia dan seluruh pegawainya dilakukan tes urine.

“Kita sangat siap bila si tes urine. Jumlah pegawai kita ada 21 PNS dan 8 honorer, jadi 29 orang pegawai. Kita sangat siap di tes urine dan kami sangat mendukung program ini,” tandasnya.(Rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here