Menurunnya Pengunjung Taman Kota Liwa, Sebab Adanya Retribusi Parkir

LENSA NAGA, Lampung Barat- Menurunnya pengunjung Taman Liwa Kota Berbunga yang di sebabkan adanya Retribusi parkir.

Hal ini disampaikan pedagang Telur gulung, Ronald saat media kami mengunjungi Taman Kota Liwa, Rabu (23/11/2022).

“Sebelum adanya Retribusi parkir pengunjung Taman Kota tidak sesepi sekarang ini, yang biasanya kami bisa dapat Hinga Rp300.000 lebih dalam sehari, tapi sekarang mendapatkan Rp100.000 saja sudah bersyukur,” ucap Ronald

Lanjutnya, apa lagi parkirnya tidak mengenal kalangan mau itu anak sekolah atau orang dewasa di pintai uang parkir semua.

“Seharusnya untuk anak sekolah di ringankan karena setandar uang saku anak sekolah tidak banyak, paling banyak sisa uang saku anak sekolah yang main ke taman kota 10.000 itu pun Hannya cukup untuk beli makanan dan minuman satu.” pungkasnya

Terusnya lagi, gimana mereka mau bayar parkir kalau sisa uang saku mereka hanya 5.000, kalau mereka bayar parkir mereka tidak bisa membeli jajanan.

“Menurut saya Retribusi parkir sangat merugikan apa lagi bagi kami yang memang hidup dari berjualan disini saja dan tida ada penghasilan lain,” keluh Ronald

Kami juga meminta pendapat dari siswa sekolah bernama kelvil yang sedang berkunjung ke taman kota, tentang Retribusi Parkir.

“Saya merasa sangat tidak senang setelah adanya Retribusi parkir ini, apa lagi bagi kami anak sekolah yang hanya memiliki uang yang sedikit,” ungkap Kelvin

Terusnya lagi, kami jadi tida bisa leluasa lagi jika kami ingin bermain ke Taman Kota, yang biasanya kami setiap pulang sekolah main kesini sambil membili makanan, sekarang tida bisa karna tida memiliki uang yang cukup untuk membeli makanan atau minuman dikarnakan harus membayar Parkir.

“Jika saja ada keringanan untuk pelajar yang berkunjung ke taman kota tidak di haruskan membayar parkir, membayar jika ada dan tida jika memang tida punya pasti taman kota akan ramai seperti biasanya” harapan Kelvin.
(Red)

Reporter: Yusup/Ade

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.