Metro Menyebut Mampu Suplai Kebutuhan Pokok Pangan dan Holtikultura di Lampung

Metro Menyebut Mampu Suplai Kebutuhan Pokok Pangan dan Holtikultura di Lampung

Metro – Sebesar 40 persen luas lahan dari 7.321 hektar yang ada di Bumi Sai Wawai, Metro mampu menyuplai dan menyokong kebutuhan pokok pangan dan hortikultura di Provinsi Lampung.

Hal tersebut diutarakan Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin saat Apel Siaga Sensus Pertanian 2023 di Badan Pusat Statistik (BPS). Selain menjadi lumbung sapi kedua di Lampung, Metro juga mampu memproduksi 30-35 ribu ton gabah dalam setahun.

“Nah, saat ini ada 2.984 hektar sawah yang ditanami padi. Dari data tersebut, kita bisa menghasilkan 30-35 ton gabah dalam setahun. Sementara, dari kebutuhan konsumsi di Metro hanya 15 ribu ton. Artinya, kita mengalami surplus sebesar 20 ribu ton,” kata dia, Rabu, 31 Mei 2023.

Dia menjelaskan, dengan adanya pendataan secara akurat. Bisa diharapkan menguatkan sektor pertanian yang ada.

“Kita merencanakan pembangunan di sektor pertanian dengan baik. Kita beruntung masih memiliki tanah pertanian yang cukup luas. Sehingga, kedepannya kita bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, dengan meningkatnya rencana pembangunan di Kota Metro, pihaknya juga akan menyusun rencana pembangunan jangka panjang (RPJP) kedua.

“Kalau perencanaan itu keliru, maka keliru juga langkah kita kedepan. Hal ini harus di deteksi dengan sebaik-baiknya. Sehingga perencanaan pembangunan yang bisa membawa masyarakat hidup sejahtera,” ungkapnya.

Kemudian, perlunya mengidentifikasi alih fungsi lahan dengan jeli. Jangan sampai dengan adanya pembangunan malah merusak lingkungan.

“Kita jaga lingkungan kita dengan baik. Konteksnya, dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat juga menjaga lingkungan berkelanjutan,” kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Kota Metro, Wintarti Diah Indriyani mengungkapkan, dalam pelaksanaan sensus pertanian ini, pihaknya terus mencatat luas lahan, luas tanam, dan luas panen. Sehingga, memperoleh keberagaman hasil pertanian di Metro.

“Itu nanti akan kita bagi, mulai dari holtikultura nya, pertanian tanaman pangan nya berapa, dan juga akan memperoleh data pendapat utama mereka. Bukan hanya tanaman pangan saja. Ada 7 cangkupan yang tercatat di BPS,” kata dia.

“Dengan mengedepankan sasaran tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, kehutanan, perikanan dan peternakan, serta memfasilitasi jasa pertanian,” pungkasnya. (Genta)

Loading

Redaksi
Author: Redaksi

Related posts

Leave a Comment