PJ Ketua Umum HMI Komisariat Syariah dan Hukum Cabang Gowa Raya: Pimpinan Kampus Harus Bijak Di Masa Pandemi

0
5517

LENSANAGA.ID,GOWA-Pada sebuah kedalaman ilmu pengetahuan tentunya perlu menjalani yang namanya pendidikan, entahkah itu melalui pendidikan Formal, Non Formal maupun informal. di masa sekarang ini peran pendidikan terhadap generasi muda perlu untuk di gembleng dan di tempa semaksimal mungkin agar dapat mengenal dan mengetahui pentingnya sebuah nilai-nilai kemanusiaan, demokratis serta bertanggung jawab.

Seperti yang di jelaskan pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3, tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Salain dari itu, orientasi pendidikan juga menjadi dasar kebebasan manusia baik dalam segi berfikir, beraktifitas juga mengembangkan nalar menjadi sebuah karya yang dikenang dalam sejarah. Terlebih dari itu Ibnu Qaldun juga memberikan penegasan bahwa pendidikan adalah kewajiban bagi setiap manusia untuk menjadikan dirinya manusia, pendidikan bukanlah pekerjaan yang mampu di berikan harga tapi pendidikan adalah bekal peradaban yang progresif dan profetik.

Sedang di masa pandemi Covid-19 ini justru pendidikan memberikan beberapa guncangan kepada mahasiswa di karenakan mengeluarkan kebijakan yang tumpang tindih atas pembayaran UKT/SPP, dimana pemerintah kemudian sudah tidak mencontohkan sikap perikemanusiaan lagi, sebab aturan yang keluar itu mahasiswa tetap di wajibkan membayar full di tengah dampak perekonomian Pandemi Covid-19. Meski baru-baru ini mengeluarkan aturan tentang pemotongan harga tetapi harus dengan melengkapi persyaratan.

Meskipun perkuliahan di lakukan secara daring (online), bukan menjadi hambatan bagi pemerintah untuk tetap menekan mahasiswa membayar UKT/SPP secara full. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa, dampak dari Covid-19 ini tidak pandang bulu dalam menghantam perekonomian masyarakat, tidak peduli ekonomi menengah kebawah ataupu menengah ketas, jelas jika berbicara dampak mereka semua pasti terdampak.

Maka dari itu saya Zaenal Abdi selaku PJ Ketua Umum HMI Komisariat Syariah dan Hukum Cabang Gowa Raya Periode 2018-2019, menekankan kepada seluruh pimpinan Universitas di seluruh indonesia baik Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk wajib mempertimbangkan pelayanan dan kebijakan pembayara UKT/SPP di tengah dampak bencana Pandemi Covid-19 ini.(red/why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here