Terkait Data 19 ASN yang Terdeteksi Terima Bansos, Ini Kata Walikota Metro

Terkait Data 19 ASN yang Terdeteksi Terima Bansos, Ini Kata Walikota Metro

Metro — Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan menindaklanjuti terkait data 19 aparatur sipil negara (ASN) yang terdeteksi menerima bantuan sosial (Bansos) pada program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT).

Walikota Metro, Wahdi mengungkapkan, pihaknya akan menindaklanjuti terkait data 19 ASN yang terdeteksi menerima Bansos.

“Nanti tindak lanjut. Jika terbukti, kami sebagai pemerintah Kota Metro harus menstop dan melaporkan itu, karenakan data PKH itu data di DTKS. Yaitu data tentang tingkat kemiskinan, jadi masyarakat yang memang perlu bantuan dari keluarga penerima manfaat (KPM),” ungkapnya, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (04/10/2023).

Dia menyebut, jika 19 ASN tersebut terbukti menerima Bansos, maka itu harus dipulangkan.

“O iya, tentu tidak boleh, karena tidak pantas, sudah dapat gaji tetapi masih mendapatkan batuan PKH. Maka ini sudah diproses,” ujar Walikota Metro.

Dia menjelaskan bahwa Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ditentukan dari pusat (Kementerian Nasional).

“Sebenarnya yang menentukan program PKH itu dari data DTKS, artinya dari pusat. Mungkin saja sebelum mereka menjadi pegawai negeri sipil (PNS),” pungkasnya. (fg)

Loading

Redaksi
Author: Redaksi

Related posts

Leave a Comment