Manfaatkan Pekarangan,KWT Dahlia Kampung Negeri Baru Penuhi Kebutuhan Sayuran

0
6643

LENSANAGA.ID, Way Kanan.Kelompok Wanita Tani Dahlia Kampung Negeri Baru Kecamatan Blambangan Umpu,Kabupaten Way Kanan Berhasil Memanfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Menanam Berbagai Jenis Sayuran yang Bisa di Manfaatkan masyarakat Sekitar dan Jual kepada Masyarakat Hasil Panen sayuran dan Bibit Sayuran,KWT Dahlia Baru Bergerak Sejak April 2020 yang di Bantu Oleh Pemkab Way Kanan Melalui Dinas Ketahanan Pangan dalam Waktu 2 bulan KWT Dahlia Sudah bisa Panen sayuran Dan Jual Bibit Sayuran,”Rabu,01/07/2020.

Penjabat Kepala Kampung Negeri Baru Gajahtera,SH,MH Meninjau Langsung Lahan Sayuran yang di Kelola Oleh KWT Dahlia Negeri Baru Tepat nya di Dusun Tanjung Mas ,Alhamdulillah Berkat Kerja Sama Masyarakat Untuk Mengembangkan Tanaman Sayuran di Pekarangan Rumah Dalam Waktu Singkat Sudah Bisa Panen Berbagai Jenis Sayuran dan menjualkan Bibit Sayuran.

Saat ini Khusus di Wilayah Dusun Tanjung Mas Kampung Negeri Baru mampu memenuhi kebutuhan pangan Sayuran tidak membeli lagi di Pasar sehingga dapat mengurangi Beban Keluarga untuk beli sayuran,dan Akses yang mudah untuk membeli Berbagai Jenis Sayuran di KWT Dahlia,Semoga Saja Masyarakat Dapat terus Bekerja Sama Untuk Mengembangkan Tanaman Sayuran di Pekarangan Rumah Sehingga Dapat Memenuhi Kebutuhan Sayuran bagi Masyarakat,”harap Gajahtera.

Ketua KWT Dahlia,Hesti yang merupakan istri dari Kepala Dusun Tanjung Mas merasakan Manfaat dari adanya Bantuan Pemerintah Berbagai Jenis Bibit Sayuran Sehingga Dapat Kami Kelola Untuk memenuhi Kebutuhan Pangan,Saat ini Kami Masih Baru memulai Kegiatan Ini dan Alhamdulillah Berkat Kerja sama anggota dan Masyarakat Kami Dalam Waktu Singkat sudah bisa Panen Sayuran dan Sudah Mampu Menjual berbagai jenis Bibit Sayuran.

untuk saat ini kami baru saja memiliki Sekitar 10-15 jenis sayuran yang kami Kelola sperti Terong,Rampai,Daun sop,Daun Bawang,Cabe,Pare,kemangi,dan masih ada jenis lain nya yang masih kami Lakukan Pembibitan Semua jenis Tanaman Kami menggunakan pupuk Kompos Hanya saja kami Saat ini masih Terkendala dengan Ketersediaan Air Untuk Penyiraman apalagi Memasuki Musim Kemarau,”tutup Hesti.
(Deny Rinata)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here