Metro — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro menggelar kegiatan gerakan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) aktif. Acara berlangsung di Halaman Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Metro Utara, Selasa (25/11/2025).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro, Eko Hendro Saputra mengatakan, Posyandu merupakan garda terdepan daripada pembangunan di bidang kesehatan.
“Fungsi Posyandu tidak hanya pelayanan, tapi juga pemberdayaan masyarakat. Di sinilah Dinas Kesehatan sangat terbantu oleh para kader. Tujuan kegiatan ini dilaksanakan adalah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” katanya.
Dia mengungkapkan, adapun peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah sepuluh (10) Posyandu, yang diwakili dari setiap Puskesmas di Kota Metro.
“Untuk jumlah keseluruhan kader Posyandu di Kota Metro berjumlah 1.245 kader dari 160 Posyandu. Namun pada kegiatan ini, kita tidak mengundang semua, hanya perwakilan 10 Posyandu dari setiap Puskesmas (Pusat Kesehatan masyarakat) di Kota Metro,” ungkapnya.
“Yang jelas, momen pada hari untuk memberikan semangat dan motivasi supaya Posyandu tetap aktif,” tambahnya.
Selain itu, Eko juga menyampaikan bahwa terkait dengan pemenuhan gizi, apabila anak-anak di timbang di Posyandu gizi nya kurang, maka akan langsung di bawa ke Puskesmas untuk diberikan terapi dan nutrisi.

“Gizi merupakan bagian dari salah satu pelayanan di kesehatan. Apabila ditimbang di posyandu gizi nya kurang, itu langsung di bawa ke Puskesmas untuk diberikan terapi dan nutrisi. Apalagi sekarang ada MBG (Makan Bergizi Gratis), kemudian ada pemberian PMT (Pemberian Makanan Tambahan) lokal, kontribusi ke situ,” ujarnya.
“Artinya ini merupakan bentuk komitmen daripada pemerintah. Karena gizi adalah nomor satu (1), supaya generasi muda cerdas dan cemerlang,” tambahnya. (Genta)
![]()
