Metro — Isu tak sedap menerpa Jajaran Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro. Dalam rapat evaluasi terkait rencana pinjaman daerah sebesar Rp 20 miliar antara Pemerintah Kota (Pemkot) Metro dan DPRD setempat, mencuat dugaan adanya “titipan” proyek senilai lebih dari Rp 2 miliar dari Komisi II DPRD untuk tahun anggaran 2025. Menanggapi dugaan isu tersebut, Penjabat (Pj) Sekda Kota Metro, Kusbani, memberikan penjelasan yang cukup diplomatis. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti mengenai mekanisme “titipan” yang dimaksud, karena program tersebut merupakan warisan dari periode kepemimpinan sebelumnya. “Soal…
![]()
