Isu Dan Persoalan Di Kelurahan Kalaserena ,” Ini Penjelasan Pak Lurah,”

 

Gowa ,(LENSANAGA.ID)– Kelurahan Kalaserena Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa dihebohkan adanya berita dan isu tentang Jenazah yang gara-gara uang 200 ribu sehingga tidak dimandikan tapi kenyataannya hasil penelusuran Media ini di lapangan bahwa Jenazah yang dikatakan tidak dimandikan itu kenyataannya sudah dimandikan dan di makamkan., Sabtu 21/05/2022.

Bakri Imba S .Sos., Selaku Lurah Kalaserena saat di temui di rumahnya ., Ungkapnya. Tabe’ pak “Almarhuma ibu Irma” sebenarnya Pak., bukan warga kami cuma karena kami dari Pemerintah Setempat dan Tokoh-tokoh masyarakat masih punya kemanusiaan sehingga kami mengizinkan Jenazah Almarhuma Ibu Irma dimakamkan di Kelurahan kami pak ., Dan adanya isu dan berita tentang gara-gara Uang 200 ribu Jenazah tidak dimandikan itu tidak benar adanya.

” Lanjut., Bakri Imba.,Saya selaku Pemerintah setempat menjelaskan pokok permasalahannya yang beredar di media dan di kalangan masyarakat ., Pada saat Jenazah Almarhuma ibu Irma datang saya sudah kasih tahu keluarga Almarhuma bahwa apakah masih ada kekurangan dari perlengkapan Almarhuma.,? tapi pihak Keluarga Almarhum menjawab., sudah lengkap Pak Lurah., sehingga kami pihak Pemerintah Kelurahan dan pihak Tim Pengurus dan Pemandi Jenazah Kelurahan siap Mandikan Jenazah.

Ramlah Dg Tayu dan Pihak Pemerintah Kelurahan juga membenarkan bahwa setiap pemandian Jenazah dibebankan biaya senilai 900 ribu tapi kami dan pengurus bersama Tokoh-tokoh masyarakat tidak juga mematok biaya, karena dari hasil musyawarah maka terbitlah biaya 900 ribu tapi didalam biaya 900 ribu itu didalamnya ada kebijakan bagi keluarga yang tidak mampu (miskin) itu hasil dari Musyawarah.

Lanjut., Pihak Keluarga Almarhuma ibu Irma seharusnya koordinasi dan komunikasi dengan baik adanya permasalah yang dialami(kekurangan dana) , tapi kenyataannya pihak dari Keluarga Almarhuma Ibu Irma tidak ada juga pemberitahuan ke saya selaku Pak Lurah., ” masa uang 200 ribu saya tidak bisa bantu” dan juga tidak Komunikasi terhadap Ketua Tim Pengurus/Pemandi Jenazah . Padahal masih ada satu/ dua orang masyarakat Kelurahan Kalaserena yang siap membantu biaya.

Ramlah Dg Sayu., Selaku Ketua Tim Pengurus/Pemandi Jenazah saat di konfir lewat WhatsApp ., Tabe’ Pak Wartawan sebenarnya dari pihak Almarhuma tidak ada komunikasi yang baik kepada kami selaku Tim Pengurus/Pemandi Jenazah adanya kekurangan dana yang nilai 200 ribu sebenarnya bisa di bicarakan baik2 pak ., seandainya bertanya ..? mungkin biar berapa-berapa pak kami terima tapi kenyataannya dari pihak Almarhuma selesai dimandikan dan di makamkan baru ada persoalan isu seperti itu pak, 25/05/22.

Lanjut Pak Lurah., Jadi kesimpulannya pokok permasalahan Sebenarnya ini cuma persoalan miskomunikasi terhadap pihak keluarga Almarhuma ke pihak Pemerintahan Kelurahan dan Ketua Panitia Pengurus/Pemandi Jenazah ., ungkapannya(red)

Reporter: DG.NOMPO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.